Transformasi Pembelajaran Mendalam: Kombel MGMP IPA SR 03 Baturetno Gelar Penyusunan Modul Ajar IPA
TIRTOMOYO. Komunitas
Belajar (Kombel) MGMP IPA SMP Subrayon 03 Baturetno menyelenggarakan kegiatan
Penyusunan Modul Ajar IPA dengan Pendekatan Deep Learning pada Sabtu, 23
Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung di SMP Negeri 1 Tirtomoyo ini diikuti oleh
24 guru IPA SMP anggota Kombel MGMP IPA SR 03 Baturetno.
Kegiatan
tersebut menjadi salah satu upaya untuk memperkuat implementasi pembelajaran
mendalam (Deep Learning) dalam proses pembelajaran IPA di sekolah.
Transformasi Pembelajaran Bermakna
Acara diawali
dengan pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, serta doa
bersama. Kepala SMP Negeri 1 Tirtomoyo, Nugroho, S.Pd., M.Pd., dalam
sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan kolaboratif
yang menghadirkan guru-guru IPA dari berbagai SMP di wilayah SR 03 Baturetno.
Nugroho
menyampaikan bahwa komunitas belajar menjadi wadah bagi para guru untuk saling
bersinergi dan melengkapi dalam menciptakan kekuatan bersama.
“Melalui
komunitas belajar, kita dapat membangun pembelajaran yang aman, nyaman, dan
bermakna bagi peserta didik,” ujarnya.
Sambutan
berikutnya disampaikan Ketua Kombel MGMP IPA SMP SR 03 Baturetno, Purwanto,
S.Pd.Fis. Ia menekankan pentingnya kesiapan guru dalam menyusun perencanaan
pembelajaran untuk tahun pelajaran mendatang.
“Setelah
kegiatan ini selesai, kami berharap pada tahun mendatang seluruh jenjang dan
tema pembelajaran dapat disusun dengan format perencanaan yang seragam,” ungkap
Purwanto.
Koordinator
Kombel MGMP IPA SMP SR 03 Baturetno, Deny Iwan Saputro, S.Pd., M.Pd., turut
memberikan arahan sekaligus motivasi kepada seluruh peserta agar terus
meningkatkan kompetensi profesional, baik secara individu maupun melalui
sinergi dengan rekan kerja.
Deny berharap
para guru mampu mengimplementasikan hasil kegiatan ini di ruang-ruang kelas
serta terus menjaga peran pendidik dalam meningkatkan mutu layanan
pembelajaran.
Kolaborasi Penyusunan Modul Ajar
Kegiatan inti
dipandu oleh narasumber Budiyanti, S.Pd. yang menyampaikan materi mengenai
penyusunan modul ajar IPA dengan pendekatan Deep Learning.
Pada sesi
tersebut, peserta memperoleh pemahaman tentang konsep pembelajaran mendalam,
karakteristik pembelajaran bermakna, serta implementasinya dalam penyusunan
perangkat pembelajaran.
Budiyanti juga
memaparkan secara terperinci mengenai penyusunan Rencana Pelaksanaan
Pembelajaran Mendalam (RPPM) sebagai implementasi pendekatan Deep Learning.
Selain itu, ia membedah contoh RPPM yang telah disusun sebagai bahan diskusi
bersama peserta.
Antusiasme dan Kolaborasi Peserta
Berdasarkan
pantauan selama kegiatan berlangsung, peserta tampak antusias mengikuti setiap
tahapan kegiatan, mulai dari pemaparan materi hingga sesi diskusi.
Aktivitas
berbagi pengalaman dan kolaborasi antarguru menjadi bagian penting dalam
mendukung proses penyusunan modul ajar.
Kegiatan ini
diharapkan menjadi langkah nyata dalam mendukung transformasi pembelajaran IPA
yang adaptif, inovatif, dan relevan dengan perkembangan pendidikan.
Melalui
kolaborasi yang terus dibangun, Kombel MGMP IPA SMP SR 03 Baturetno diharapkan
mampu menghasilkan perangkat pembelajaran yang mendukung terwujudnya
pembelajaran bermakna bagi peserta didik.
Selain
memperkuat kompetensi guru dalam menyusun perangkat pembelajaran, kegiatan ini
juga menjadi sarana mempererat komunikasi dan kerja sama antaranggota MGMP IPA
SMP SR 03 Baturetno. Suasana diskusi yang aktif menunjukkan semangat guru-guru
untuk terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan kebijakan pendidikan
yang menuntut pembelajaran lebih mendalam dan berpusat pada peserta didik.
Para peserta
juga diberikan kesempatan untuk menyusun draft modul ajar secara berkelompok
sesuai jenjang dan materi yang diampu. Melalui praktik langsung tersebut, guru
dapat saling memberikan masukan dan memperbaiki rancangan pembelajaran agar
lebih sesuai dengan karakteristik siswa serta kebutuhan pembelajaran abad
ke-21.
Dengan
terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh guru IPA di wilayah SR 03
Baturetno semakin siap menerapkan pendekatan Deep Learning dalam
pembelajaran sehari-hari. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menciptakan
pengalaman belajar yang lebih bermakna, menumbuhkan kemampuan berpikir kritis,
kreativitas, serta meningkatkan keterlibatan aktif peserta didik dalam proses
pembelajaran.
(Reportase: Dwi
Susanti, 23 Mei 2026)


Luar biasa, semangat untuk upgrade diri.
BalasHapusSemangat Guru IPA Wonogiri dalam membangun Pendidikan Indonesia yg bermartabat..
BalasHapusSemangat berkreasi dan beroperasi
BalasHapusSemangat berkreasi untuk berprestasi
BalasHapus